fbpx

Apa saja pembangkit listrik yang kita tahu? Kebanyakan sudah mengetahui seperti PLTA, PLTB, PLTN. Tetapi apa yang lainnya pembangkit listrik tidak terbatas dari tenaga air, batu bara, ataupun nuklir. Ada juga yang menggunakan energi matahari dan dikenal dengan PLTS serta pembangkit listrik cadangan seperti genset diesel contohnya adalah genset 1500 KVA Perkins. Tetapi kali ini kita tidak akan membahas genset Perkins tetapi  pembangkit listrik energi matahari.

Menggunakan energi matahari untuk menghasilkan energi listrik untuk rumah Anda adalah gagasan yang perlu dipertimbangkan. Karena energi matahari adalah gratis dan memiliki sumber tenaga yang tak ada habisnya untuk digunakan sebagai pembangkit listrik untuk di rumah. Sebelum anda memanfaatkan listrik tenaga surya untuk di rumah, kita mempertimbangkan beberapa persyaratan dan menganalisa beberapa aspek. Sistem tenaga surya memiliki dua komponen yaitu mekanis dan listrik yang dapat mengkonversi dan menyimpan daya listrik yang dapat anda gunakan di rumah.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah audit energi. Kita perlu menghitung jumlah energi yang kita perlukan setiap hari, biasanya kebutuhannya dalam satuan  kilowatt  jam. Kemudian kita perlu memperhitungkan lokasi rumah. Faktor-faktor seperti iklim, jumlah hari sinar matahari puncak per hari, rata-rata curah hujan dan jumlah hari sinar matahari puncaknya per tahun akan menentukan jenis sistem listrik tenaga surya yang akan kita butuhkan. Jika kita tidak mempertimbangkan faktor-faktor tadi, maka  sistem listrik tenaga surya yang kita buat tidak akan mampu menyediakan rumah kita dengan daya yang diperlukan. Perhitungan ini akan memandu kita dalam memilih sistem listrik tenaga surya yang tepat untuk rumah kita.

Listrik tenaga surya terdiri dari beberapa komponen. Beberapa komponen yang akan Anda temukan dalam sistem tenaga surya dasar adalah kolektor, inverter, pemutus sirkuit, baterai, kontrol pengisi panel surya, mount untuk kolektor dan panel layar Anda. Setiap komponen dalam sistem listrik tenaga surya sangat penting dan harus dipastikan bahwa komponennya berkualitas baik. Kolektor adalah komponen yang mengumpulkan energi surya. Biasanya kolektor panel surya ini berada di atap. Lokasi dari panel surya sangat penting dan itu harus ditempatkan di mana sinar matahari maksimum akan jatuh. Idealnya adalah untuk menempatkan panel surya di arah utara-selatan karena akan menjamin bahwa yang matahari bergerak dari timur ke barat, panel surya mendapatkan sinar matahari untuk durasi yang lama.

Inverter adalah komponen yang akan mengubah 12 volt daya DC ke listrik AC 110 V atau 220 V. Ada berbagai jenis inverter yang tersedia di pasaran dan harga dan jenisnya tergantung pada anggaran kita. Salah satu komponen yang paling penting adalah pemutus arus atau kotak sekering. Komponen ini sangat penting untuk menghubungkan sekering untuk mengatur mentransfer daya dari panel surya untuk disimpan dalam baterai atau langsung ke pengguanaan. Pemutus arus akan mengontrol jumlah daya yang akan mengalir ke penggunaan kita dan akan bertindak sebagai alat pengaman untuk peralatan kita.

Jika kita ingin memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar maka kita harus membeli  baterai lebih banyak tergantung pada kebutuhan kita. Jika sistem surya kita memiliki baterai maka kita harus memiliki charge controller.

Tentu saja panel surya ini juga memiliki kelemahan dibandingkan genset diesel seperti genset 1500 KVA Perkins yaitu bergantung pada kondisi cuaca. Walau demikian ini merupakan salah satu penghasil energi yang bersih dibandinngkan dengan pembangkit listrik lain.

Baca Juga : Fungsi Cover Penutup Pada Sebuah Genset

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *